UNIGA — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Garut melaksanakan kegiatan benchmarking ke Badan Penjaminan Mutu (BPM) Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut sebagai upaya penguatan dan pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), pada Jumat 30 Januari 2026.

Kegiatan benchmarking ini dihadiri oleh Ketua LPM Universitas Garut beserta staf LPM dan perwakilan Gugus Kendali Mutu (GKM) fakultas. Sementara itu, dari pihak IPI Garut kegiatan dihadiri oleh Wakil Rektor 1, Kepala BPM Institut Pendidikan Indonesia Garut beserta tim BPM.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor I Institut Pendidikan Indonesia Garut yang memperkenalkan Badan Penjaminan Mutu IPI Garut beserta peran dan fungsinya dalam mendukung pelaksanaan penjaminan mutu internal. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala BPM IPI Garut yang menekankan pentingnya komunikasi, diskusi, dan penyamaan persepsi antar institusi dalam rangka perbaikan dokumen serta pelaksanaan SPMI.

Dalam sambutannya, Ketua LPM Universitas Garut menyampaikan apresiasi atas capaian dan praktik pengelolaan penjaminan mutu yang telah diterapkan oleh IPI Garut. Disampaikan pula bahwa praktik pengelolaan tersebut dinilai efektif sehingga LPM Universitas Garut berkeinginan untuk belajar dan memperoleh referensi, khususnya terkait penerapan sistem SEVIMA dalam pelaksanaan SPMI, termasuk Audit Mutu Internal (AMI). Selain itu, diharapkan penguatan penjaminan mutu dapat mendorong peningkatan mutu program studi hingga mendukung terwujudnya akreditasi unggul institusi di tingkat universitas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Institut Pendidikan Indonesia Garut, yang mencakup pengelolaan dokumen mutu serta implementasi SPMI dalam kegiatan akademik. Pemaparan tersebut dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara kedua institusi.
Melalui kegiatan benchmarking ini, LPM Universitas Garut berharap dapat memperoleh referensi dan praktik baik yang dapat diadaptasi dalam pengembangan sistem penjaminan mutu internal, sehingga dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

