FMIPA Uniga luluskan 39 Apoteker, Kepala LLDIKTI “ Uniga telah mampu menunjukan Identitas diri sebagai salah satu Kampus terbaik di Jawa Barat”

Berita Kegiatan

Garut – Sebanyak 39 orang lulusan Program Studi (Prodi) Profesi Apoteker Fakultas Matematika dan Ilmu Pengatahuan Alam (FMIPA) angkatan I Universitas Garut (Uniga), diambil Sumpah dan Janji Apoteker yang dilaksanakan di Hotel Harmoni Jl. Cipanas Baru Garut, Rabu (29/702020). Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala LLDIKTI Wil IV Jabar Banten Prof. Dr. H. Uman Uherman, AS. M.Pd, Rektor Universitas Garut (Uniga) Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng, Perwakilan Yayasan Uniga Dra. Hj. Empat Fatimah, Ketua Komite Farmasi Nasional, Wakil Rektor 1 bidang Akademik Dr. Ijudin, M.Pd, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Administrasi Dr. H. Nizar Alam Hamdani , MM., MT., Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan Iman Saifullah, S.Pdi, M.Pdi, Dekan FMIPA Uniga dr. Hj. Siva Hamdani, MARS. Serta para undangan lainya.

Dalam sambutanya Kepala LLDIKTI Wil IV Jabar Banten Prof. Dr. H. Uman Uherman, AS. M.Pd, menyampaikan Wisuda ini bukan wisuda yang biasa tapi inilah justru wisuda yang luar buasa, keluarbiasaan yang saya sampaikan Universitas Garut (Uniga) sudah mampu menunjukan identitas diri sebagai salah satu Universitas terbaik di jawa barat dan banten bahkan mungkin saya berharap jadi yang terbaik di Indonesia. Dan mudah-mudahan pada saat ini mampu menunjukan kiprahnya sebagai salah satu institusi yang tidak hanya memiliki kepercayaan dari masyarakat tapi memiliki kepercayaan dari pemerintah dan kami Lembaga Layana Pendidikan tinggi sebagai wakil dari Pemerintah dapat menyaksikan Uniga mampu melakukan itu semua.

Apresiasi yang tinggi saya sampaikan kepada FMIPA Uniga, pelantikan dan pengambilan sumpah  dalam suasana sepeti ini, justru memberikan penguatan acara terlihat lebih hidmat bahkan memberikan kesan yang berbeda, “ini pertama kali saya hadir dalam kegiatan wisuda ditengah covid-19, meskipun terlihat lain di foto pakai masker, senyuman sedikit tertutup tapi bukan berarti senyuman tersebut hilang karena dari matapun akan jadi tanda bahwa kalian sedang berbahagia saat ini” uangkpnya.
“Keberhasilan dan kebanggaan seseoarang tidak cukup hanya lulus uji kompetensi karena uji kompetensi itu menyangkut keilmuan yang kita miliki tapi pada saat anda terjun ke masyaakat ternyata keilmuan itu mampu menjadi solusi permasalahan yang ada ditengah-tengah masyarakat, kita betul-betul memberikan manfaat buat masyarakat”

Sementara Rektor Universitas Garut (Uniga) Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng menyampaikan rasa bangga dan bahagia meskipun kagiatan ini dilangsungkan dalam suasana pandemik covid-19, dimana orang tua mereka tidak bisa secara langsung menghadiri proses pengambilan sumpah dan janji Apoteker anak tercintanya, ucapan terimakasih dan penghargaan kepada dosen dan seluruh civitas akaedmik FMIPA Uniga yang telah berhasil meluluskan 39 apoteker baru dengan tingkat kelulusan 97,5% meskipun tidak 100% tapi sebagai Perguruan Tinggi yang pertama melulusakan para apoteker ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. “selamat saya sampaikan kepada para apoteker baru semoga mampu mengembangkan karier sebagai apoteker dengan penuh inovasi serta kemampuan untuk beradaptasi menghadapi perubahan lingkungan yang dinamis,” tegasnya.

Dekan FMIPA Uniga dr. Hj, Siva Hamdani, MARS. menyampaikan pelaksanaan kegiatan Sumpah dan Janji Apoteker dilakukan dalam suasana pandemi covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sehingga pelaksanaanya sedikit berbeda oleh karena itu ada beberapa penyesuaian dengan difasilitasi perangkat yang memungkinkan semua dapat mengikuti prosesi acara dengan hikmat, “selamat kepeada 39 apoteker yang baru saja diambil sumpahnya semoga para apoteker ini mampu menunjukan kontribusinya ditengah-tengah masyarakat dalam upaya peningkatan kualitas hiduup manuisa dan mampu bersaing dipasar global serta mampu mengemban propesi ini dengan penuh tanggung jawab, semoga upaya kita dalam meningkatkan kualitas masyarakat senantiasa dalam rahmat dan ridhlo alloh Swt” ungkapnya.

Dekan FMIPA menambahkan para apoteker baru ini berjumlah 39 lulusan dan 3 diantaranya mengikuti secara online yaitu Handi dari Barito Kalimantan Tengah, Amelia dari Hulu Sungai Kalimantan Selatan dan Adelina dari Maluku. Sedangkan sebanyak 36 mengikuti prosesi pengambilan sumpah secara langsung mereka diantaranya ada yang berasal dari Tasikmalaya, Bogor, Cianjur, Kendal, Kalsel, Kalimantan Tengah, Timika Papua dan NTB dengan lulusan terbaik IPK tertingggi 3,92 disandang oleh Apt. Dina Rosdiana, S.Si. Mereka yang diambil sumpahnya telah menerima dokumen tertulis sebagai bukti mmereka layak mendapatkan gelar profesi apoteker yakni Ijazah, Sertifikat kompetensi, Surat Registrasi Apoteker yang masing-masing merupakan dokumen tertulis yang menunjukan pengetahuan, kompetensidan pemberian kewenangan dari pemerintah untuk melakukan praktek kefarmasian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *