BEM FPIK Uniga Gelar Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW

Berita

Uniga — Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pendidikan Islam Keguruan (FPIK) Universitas Garut menggelar “Gebyar Maulid” dengan menggelar Lomba-Lomba yang diikuti 200 peserta lomba dari SMA, SMK dan MA se-Kabupaten Garut yang diadakan di Uniga Hampor, Rabu (27/11/2019).

Dekan Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK) Universitas Garut Dr. Hj. Hilda Ainissyifa, M.Ag mengungkapkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momentum membangkitkan ghirah keagaaman kaum muslimin dalam meneladani prilaku beliau dan sejatinya menjadi salah satu moment dalam menyebarkan & menginformasikan bagaimana Rasul dengan uraian sejarahnya adalah pemimpin yang hebat yang wajib diteladani dalam berbagai aspek di kehidupan ini. “Era kekinian yang serba digital & berkembang pesat teknologi serta media sosial, dapat menjadi salah satu wahana muamalah makhluk hidup terutama sesama manusia dan bahkan berpengaruh besar serta dapat mengubah hidup manusia, Maka dari itu kita sebagai umat Islam harus mampu mengadaptasi dan mengadopsi teknologi tersebut untuk mempertahankan nilai-nilai keislaman, sehingga umat Islam hadir sebagai sosok modern yang disertai kekokohan iman, ilmu, dan amal shaleh” ungkapnya.

Dekan menambahkan Bagi generasi Z yang saat ini bersahabat dengan teknologi, memiliki kesempatan & mampu berperan besar dalam mengkomunikasikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW melalui berbagai media dan berbagai event dalam menyebarkannya, inilah salahsatu tujuan diadakannya lomba-lomba dalam maulid kali ini dengan tema Gebyar Maulid yang digagas oleh BEM FPIK UNIGA.

Adapun beragamnya umat Islam dalam menyikapi Maulid Nabi SAW, hendaknya tidak dibesar-besarkan bahkan lebih dieliminasi dalam menyikapi perbedaan.

Walau berbeda tetap saling menghormati & menghargai.

Sebaiknya mereka yg merefleksikan kecintaan terhadap Nabinya melalui maulid dipersilahkan dan bagi yang tidak juga dipersilahkan tanpa ada caci maki sesama muslim.

Mulai saat ini harus sudah dibangun cara menghormati & menghargai perbedaan sesama muslim dalam mengimplementasikan masing-masing ibadahnya, agar tidak terus menerus dan turun temurun perbedaan tersebut selalu menjadi jarak pemisah, perdebatan yang tak berujung bahkan menjadi bermusuhannya umat Islam sampai sekarang.

Ketua panitia, Ridwan Abdul Muhyi, mengatakan lomba yang diadakan diantaranya , lomba Syarhil Qur’an, lomba Memanah, lomba Kaligrafi, lomba Pidato bahasa Arab & bahasa Inggris, lomba Nasyid & lomba Short Movie (keteladan Nabi Muhammad SAW) dan ditutup dengan Tabligh Akbar.  “Untuk lomba kami tidak memungut biaya apapun, alias gratis. Dan lomba yang paling diminati yaitu lomba memanah,” ucapnya.

“acara ini diselenggarakan selama 2 hari, hari ini ada perlombaan dan besok ada tabligh akbar sekaligus pembagian hadiah. Hadiah itu ada sertifikat, sejumlah uang nominal dan ada tingkatan juara umum, jadi SMA mana yang mendapatkan juara terbanyak itu akan menjadi juara umum yang mendapatkan piala Rektor sekaligus uang pembinaan,” katanya.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dan berharap ada rasa kecintaan kita dan bukti kita cinta kita kepada Nab8 Muhammad SAW serta ingin memperlihatkan lingkungan Universitas Garut kepada siswa-siswi SMA SMK Ma di wilayah kabupaten Garut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *