Diikuti 198 Mahasiswa, Lembaga Bahasa UNIGA laksanakan PTESOL (equal to TOEFL) Test

Berita

Uniga – Lembaga Bahasa UNIGA melaksanakan PTESOL (Proficiency Test of English for Other Speaker of Languages) equal to TOEFL Test,  bagi mahsiswa Uniga, kegiatan ini dilangsungkan pada hari Minggu, (17/11/2019) di Aula Kampus Universitas Garut (Uniga) Jl. Samarang No. 52 A Tarogong Garut.

Rektor Universitas Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng mengungkapkan Program equal to TOEFL Test ini sebagai upaya Universitas Garut dalam memberikan kesempatan bagi mahasiswanya untuk mempersiapkan diri bersaing dan berkarya menghadapi tantangan global dimana keterampilan bahasa sudah menjadi persyaratan utama yang dikeluarkan oleh perusahaan atau dunia kerja saat ini.

Rektor menambahkan sesuai  Permenristek Dikti nomor 59 tahun 2018 Ijazah yang diterbitkan perguruan tinggi disertai dengan transkrip akademik dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) dan Program PTSOL ini bisa dimasukan sebagai SKPI yang merupakan informasi tambahan tentang prestasi akademik mahasiswa, mencakup prestasi mahasiswa bidang kokurikuler, ekstrakurikuler, atau pendidikan nonformal.

Kedepan jika kurikulum dan segalanya sudah siap program ini akan terus kita tingkatkan dan menjadi persyaratan wajib bagi seluruh mahasiswa Uniga. Upaya ini sejatinya untuk menjamin mahasiswa atau lulusan Uniga mempunyai kualitas melebihi standar “bahkan kedepan Lembaga Bahasa Uniga dimungkinkan tidak hanya melakukan test bahasa inggris tapi bahasa jepang, arab bahkan korea karena selama ini kita sudah melakukan kerjasama dengan beberapa lembaga bahasa lain diluar kampus”’ ungkapnya.

Ketua Lembaga Bahasa Uniga Mutiana Nurmalasari B, S.Pd, M.Pd. Program PTESOL (equal to TOEFL) Test  ini dilaksanakan bekerjasama dengan Balai Bahasa UPI Jumlah peserta yg mengikuti kegiatan ini tidak kurang dari 203 mahasiswa, 198 orang mahasiswa dari seluruh Fakultas & Pascasarjana UNIGA dan sisanya  5 orang peserta umum dari luar UNIGA.

Dalam program PTESOL  ini dilaksanakan dua kali simulasi dan satu kali test. Setelah mengikuti Program PTSOL ini peserta akan mendapatkan sertifikat PTESOL yang menjadi salah satu syarat pengambilan ijazah mahasiswa UNIGA. “Selain yang tadi disebutkan oleh pak rektor, sertifikat program PTESOL ini juga bisa digunakan sebagai persyaratan seleksi tes CPNS atau beasiswa dalam negeri” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *