Mahasiswa Uniga Raih Juara Tiga Lomba IoT National Competition di Tasikmalaya

Berita Prestasi

GARUT-Empat mahasiswa program studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Garut (Uniga) meraih juara 3 Internet of Things (IoT) National Competition dalam program Earth 3.0 di Universitas Siliwangi Kota Tasikmalaya pada Kamis (24/10/2019).

Event perlombaan ini merupakan ajang perlombaan IoT salah satu aplikasi dan alat yang memiliki basis teknologi, digelar oleh Himpunan Mahasiswa Elektro Universitas Siliwangi dengan tema IoT Smart City dikuti mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi se-Indonesia.

Empat mahasiswa Uniga yang meraih juara tersebut adalah Wahyu Adam Permana, Asep Dikdik, Andri Gunawan Satriani dan Muhamad Rizakan. Hasil karyanya mampu menciptakan sebuah aplikasi “Smart Parking” atau alat monitoring parkir.

Ketua kelompok Wahyu Adam Permana mengungkapkan teknologi ini dibuat untuk memberi solusi dan mengoptimalkan pengemudi dalam mencari lahan parkir, teknologi ini diyakini menjadi salah satu aplikasi penting dalam menunjang program smart city yang saat ini mulai  berkembang di kota-kota besar tak terkecuali di Kota Garut yang relatif kota kecil tapi memiliki kompleksitas dalam persoalan masalah parkir.

“Teknologi aplikasi ini bisa digunakan baik di lahan parkir terbuka maupun tertutup,” kata Adam saat ditemui, Minggu (27/10/2019).

Lebih jauh Adam menuturkan, dalam mengikuti event IoT National Competition saingannya cukup berat, sebab pesertanya dari beberapa perguruan ternama di Inondesia.

Lomba pun dilalui tiga tahap, sejak regristrasi pada pada 26 September 2019, sampai final dan pengumuman pemenang pada 24 Oktober 2019.

“Sebenarnya kami terkejut dengan raihan prestasi ini karena para peserta berasal dari beberapa perguruan tinggi ternama di Inondesia. Tapi strategi kita tetap fokus tidak terbebani harus mendapatkan juara, yang penting kami ingin menunjukan bahwa kami memiliki karya teknologi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara, Dekan Fakultas Teknik Uniga Drs. H. Muchtar, M.Si mengaku bangga dengan prestasi yang diraih mahasiswa Fakultas Teknik tersebut. Menurutnya, prestasi tersebut berkat kerjasama antara dosen dengan mahasiswa terutama dosen pembimbing Helvi dan Ketua Prodi Teknik Elektro Akhmad Fauzi Ikhsan, MT.

“Bu Helvi dan pa Akhmad, terus memberikan bimbingan dan motivasi sehingga tumbuh kretaifitas serta inovasi dan mampu menciptakan teknologi yang relatif sederhana tapi betul-betul dibutuhkan oleh konsep smart city. Alat monitoring parkir sebuah teknologi untuk mendeteksi lahan parkir yang tersedia sehingga para pengemudi tidak bingung dan juga membantu mempermudah para petugas parkir, selain sederhana teknologi ini juga terbilang memiliki biaya pembuatan murah sehingga cocok digunakan di mal-mal atau lahan parkir yang memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi,” paparnya saat dijumpai, Minggu (27/10/2019).

Teknologi karya mahasiswa, lanjut Muhtar, dalam waktu dekat akan segera didaftarkan untuk mendapatkan hak paten.

“Agar karya dari para mahasiswa ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat serta bisa tercatat sebagai karya mahasiwa yang mampu menorehkan prestasi membanggakan,” ungkapnya.

Muchtar menambahkan untuk mendukung agar kreatifitas dan inovasi terus bermunculan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas dan kompetensi para dosen salah satunya dalam waktu dekat Fakultas Teknik Uniga akan kedatangan sejumlah dosen lulusan ITB  yang sudah lama berkipra di luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *