Uniga jadi tuan rumah Monev PKM, Libatkan 15 Dosen dari 8 Perguruan Tinggi

Berita Kegiatan

Garut – Sebanyak 15 dosen pengabdian dari 8 perguruan tinggi swasta termasuk Universitas Garut (Uniga) mengikuti Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat Kemeristekdikti tahun 2019. Universitas Garut (Uniga) dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Monev PKM tersebut,.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Rabu (23/10) hingga Jumat (25/10) dilaksanakan di Gedung Pascasarjana Universitas Garut. Acara dibuka oleh Katua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Garut (Uniga) Dr. Ir. H. Tendy Kusmayadi, MP.

Dihadapan peserta monitoring dan evaluasi PKM dana Kemenristekdikti, Dr. Ir. H. Tendy Kusmayadi, MP. mengucapkan terima kasih atas dipercayanya Uniga sebagai tuan rumah dari kegiatan pengabdian kepada masyakarat. Sudah hampir 15 tahun kita menunggu kesempatan sebagai tuan rumah ini. Kepercayaan ini membuktikan bahwa Universitas Garut (Uniga) telah memiliki reputasi yang cukup baik dalam melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Selain mengajar tugas dosen minimal mampu melakukan pengabdian kepada msyarakat. PKM merupakan salah satu Tri Darma perguruan tinggi. “Kegiatan evaluasi dan monitoring ini mempunyai tujuan untuk melihat sejauh mana keberhasilan pengabdian yang selama ini dilaskanakan, hampir 70%  kegiatan ini sudah dilaksanakan, tentunya kita berharap ada arahan-arahan selanjutnya yang bisa disampaikan oleh pihak reviewer yang telah ditunjuk oleh kemenristekdikti untuk finalisasi kegiatan ini, sehingga kegiatan pengabdian ini bisa memberikan dampak dan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat”

Sementara Dr, Yohana Sutiknyawati Kusumua salah satu anggota TIM reviewer yang diutus Kemenristekditi mengatakan kegiatan monitoring dan evaluasi kegiatan PKM Kemenristekdikti bertujuan untuk memastikan seberapa jauh keberhasilan dari pelaksanan kegiatan PKM ini. Sekarang, kegiatan PKM sudah masuk tahap pencairan dana 70 persen. Makanya, segala pencapaiannya harus dimonev mulai dari laporan progres dan laporan dana termen 70 persen.” Semua biaya keluar sebelum proposal seperi jurnal, video seperti publikasi dimedia cetak dan online harus di evaluasi,” ungkap Yohana.

Rangkaian kegiatan monev ini, kata Yohana, para dosen pengabdi nantinya akan mempresentasikan proposalnya sejauh mana keberhasilan dari PKM yang telah mereka lakukan. Setelah itu baru dilakukan visit lapangan hanya saja kunjungan lapangan ini dilakukan secara acak.” Ya nanti dipilih oleh reviewer, tidak semuanya di visit ,” kata Yohana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *