Kembangkan Potensi SDA, Prodi Kimia F-MIPA Uniga gelar Simposium Nasional Kimia Bahan Alam

Berita

Garut – Program
Studi Kimia Fakultas
 Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Garut (Uniga) menyelenggarakan
simposium nasional kimia bahan alam dalam upaya pengembangan potensi sumber
daya alam dan sumber daya manusia. Kegiatan yang menghadirkan Sembilan pembicara
dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ditambah 1 pembicara dari negara Thailand
ini berlangsung tiga hari yang diawali dengan acara Workshop Topspin Software
yaitu hari senin 9 September dan dilanjut acara utama Simposisum Nasional dilaksanakan
pada hari Selasa 10 sampai dengan 11 September 2019 bertempat di Hotel Santika Garut.

Ketua Himpunan Kimia Bahan Alam Indonesia (HKBAI)
Dr. Iqbal Musthapa, M.Si. yang juga dosen di Universitas Garut (Uniga) mengungkapkan
simposium nasional kimia bahan alam ini mengambil tema pemanfaatan kimia bahan alam
untuk mengembangkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di Indonesia
khsusunya Garut, seperti diketahui Garut itu seperti miniaturnya Indonesia dimana
merupakan plasma nutfah atau sumber dari keanekaragaman hayati yang memiliki
potensi alam yang luar biasa dan bisa digali untuk dikembangkan lebih lanjut
baik untuk obat, pupuk serta hal-hal lainya yang bisa memberikan kemaslahatan bagi
masyarakat, dengan symposium ini diharapkan bisa membuka jalan bagi
lembaga-lembaga lain untuk saling berkolaborasi memanfaatkan kimia bahan alam.

Selain itu kami berharapan penyelenggaraan simposium
kali ini bisa memberikan pengaruh positif bagi perkembangan keilmuan bahan alam
di Universitas Garut khususnya dan Indonesia pada umumnya. Atas nama pihak
penyelenggara kami mengucapkan terima kasih kepada Uniga tentunya serta pihak sponsor
pendukung  yaitu Bruker, PT. Equiva
Ligand Indonesia, BNI, IKA, Intralab, interco serta rekan rekan panitia Simnas
KBA-2019 FMIPA Uniga yang telah bekerja keras sehingga acara ini bisa
terlaksana dengan baik dan lancar.

Mewakili Rektor Uniga, wakil Rektor bidang
Akademik Dr. Ijudin, M.Ag menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak
yang telah menyumbangkan tenaga dan pikiran terutama dalam inisiatif dalam
kajian kimia bahan alam yang meliputi produk alami bioaktif, isolasi dan
elusidasi struktur bahan alam, metabolism bahan alam, pengembangan bioassay
skrining bahan alam, agrikultur bahan alam, transformasi kimia dan sintesis
senyawa alam, aspek komputasi dari bahan alam bioaktif, bahan alam dari jamur
endofit dan organisme laut, Analisis senyawa bahan alam dan Isolasi marker dari
tanaman herbal. Tidak lupa kami sampaikan terima kasih kepada Himpunan kimia
bahan alam Indonesia (HKBAI), dan KK Kimia Organik ITB yang bersama UNIGA
sebagai host pada kegiatan seminar ini. Kami juga mengucapkan terimakasih
kepada mitra kerja kami Universitas Padjajaran (UNPAD), Unipersitas pendidikan
indonesia (UPI), Universitas islam Sunan Gunung Djati (UIN-SGD) dan Universitas
Jenderal Achmad Yani (UNJANI).

Kami bersyukur bahwa gagasan kami ini mendapat
respon yang sangat baik dengan hadirnya peserta seminar yang berjumlah 150
peserta, yang berasal dari berbagai Universitas dan Institusi yang tersebar
dari Aceh hingga Papua. SimNas KBA-2019 akan bermitra dengan penerbit jurnal
internasional, yaitu Jurnal Molekul dan Research Journal of Chemistry and
Environment, dan untuk paper yang dipilih akan disarankan untuk diterbitkan
pada jurnal Current Topics in Toxicology dan Natural Product Sciences Kepada
panitia pelaksana dan dewan penyunting, terima kasih atas kerja kerasnya dalam
mewujudkan kegiatan seminar dan penerbitan buku prosiding ini, semoga ini
menjadi bagian dari amal baik yang akan memberikan manfaat bagi sesame.

Ketua Pelaksana Simposium Nasional Farid
Perdana, M.Si, Apt mengungkapkan Simposium Nasional Kimia Bahan Alam ini
diawali dengan workshop “Pengolahan Data dan Interpretasi NMR” yang
terselenggara atas kerjasama HKBAI, Fakultas MIPA Uniga dan Bruker Indonesia.
Kegiatan Simposium Nasional ini mengundang Sembilan pembicara yang merupakan
ahli dibidangnya masing-masing yang berasal dari perguruan tinggi terkemuka di
Indonesia. Selain itu pada Simposium Nasional ini juga akan menyajikan kurang
lebih 100 presentasi oral maupun poster dari para peserta yang berasal dari
pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan  dan Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *