Dua Dosen Uniga Menulis Buku, Pedoman Pengolahan Kopi Yang Baik

Berita Kegiatan

Universitas Garut (Uniga) besama Star Energy melalui Yayasan Sahabat
Cipta melakukan pendampingan terhadap petani dan pelaku usaha kopi
D’Arffi di desa Pasirwangi Kabupaten Garut.

Pendampingan ini dilakukan sejak tahun 2017. Mulai dari kajian
ekonomi masyarakat petani dan pengusaha pengolah kopi hingga
pendampingan dalam Good Manufacturing Practices (GMP).

“Hal ini dipandang sangat perlu karena banyaknya petani kopi yang
masih sangat minim ilmu tentang pengolahan kopi. Disamping itu dalam
melakukan pengolahan kopi ada begitu banyak hal yang menjadi faktor
penyebab berkualitasnya kopi yang dihasilkan,” kata Ati Atul Quddus,
S.Pt.,MOS.,M.Si, dosen Fakuktas Pertanian Uniga, Jumat (16/8/2019).

Menurut Ati, untuk lebih memudahkan agar para petani bisa mengolah
kopi dengan baik, dirinya bersama dosen Vela Rostwentivaivi, SE.,M.Si
dari prodi Ilmu dan Teknologi Pangan, menulis buku dengan judul ‘Pedoman
Pengolahan Kopi Yang Baik’.

Sebab, lanjut Ati, banyaknya petani kopi yang masih sangat minim ilmu
tentang pengolahan kopi. Dalam buku tersebut ditulis beberapa hal
penyebab berkualitasnya kopi yang dihasilkan.

“Kemarin pada Rabu 14 Agustus 2019, saya dan Bu Eva, menjadi
narasumber di acara Indonesia International Geothermal Convention dan
Exhibition 2019, di Jakarta Convention Center,” katanya.

Sekalian
launching perdana buku hasil karyanya, antusias audiens pada saat
talkshow diharapkan memberikan kemudahan bagi para patani kopi atau
pengusaha kopi pemula untuk mendapatkan berbagai informasi dasar, ilmu
bagaimana cara mengolah kopi yang baik dan penerapannya.

Ati mengucapkan terimakasih pada pihak Uniga atas support dan dukungannya.

“Karena tanpa dukungan Universitas Garut tentunya pengalaman,
kesempatan dan karya ini juga tidak mungkin hadir ditengah tengah
masyarakat Pasir Wangi, terutama D’Arffi Coffe sebagai titik
pendampingan serta masyarakat luas dimanapun berada,” ucapnya.

Dia berharap buku ‘Pedoman Pengolahan Kopi Yang Baik’, mampu membantu mewujudkan mimpi para petani maupun pengusaha pemula dalam pengolahan kopi.

Sumber : PorosGarut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *