Kemenpora bersama PBVSI Garut dan Penjas FPIK UNIGA gelar Pelatihan Wasit tingkat Daerah

Berita

UNIGA – Kabupaten Garut merupakan salah satu kabupaten yang intensitas pertandingan Cabang Olahraga Bola Voly nya tertinggi di Jawa Barat. Mengingat hal tersebut Kemenpora bekerjasama PBVSI Garut dan FPIK UNIGA menyelenggarakan pelatihan Wasit Bola Voli tingkat Kab.Garut yang diselengggarakan di Universitas Garut, Minggu (09/12/18), diikuti 100 peserta perwakilan tiap kecamatan di Kabupaten Garut.

Ketua KONI Kabupaten Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng mengungkapkan, selain Atlet dan Pelatih, Wasit salah satu elemen penting dalam peningkatan prestasi atlet, apalagi Bola Voli di Garut merupakan cabang olah raga yang begitu populer, hampir di setiap desa dan perkampungan memiliki lapangan bola voli,

“Seiring dengan aktivitas turnamen yang sangat padat, untuk itu program pelatihan bagi wasit bola voli di Garut menjadi hal yang sangat mendesak, diharapkan melalui pelatihan wasit ini akan membawa iklim bola voli semakin kompetitif dan bisa melahirkan atlet yang handal,” paparnya.

Sementara Kabid Keolahragaan Kabupaten Garut, Tito Sugito, menuturkan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan positif dan apresiatif.

Dirinya berharap dengan frekuensi pertandingan yang tinggi, juga adanya sinergitas dan prestasi di Kabupaten Garut, ini gambaran bahwa kita banyak mengadakan event dan pertandingan, ucapnya.

“Bola Voli sebagai cabang olahraga yang banyak digemari dan menjadi no 1 di Indonesia, harus diimbangi dengan wasit yang kompeten dibidangnya,” imbuhnya.

Dia berharap dengan sinergisnya Dispora dengan KONI Kab.Garut semakin meningkatkan prestasi olahraga di Kab.Garut, “Bola Voli bagi kami merupakan Cabor andalan,” tandasnya.

Senada dengan Tito, Ketua Harian Pengcab PBVSI Garut Drs. Ridwan Ruswanda, M.M. Pd, mengungkapkan rasa bangga dan gembira atas kegiatan pelatihan wasit ini, sebagaimana diketahui Garut baru memiliki 4 wasit nasional, mudah mudahan dengan pelatihan wasit ini bisa menjadi dasar untuk memunculkan wasit-wasit nasional di Kab. Garut, selain itu bisa menjadi solusi olah raga bola voli ditingkat Kecamatan dimana kita masih kekurangan wasit yang mempunyai sertifikat meskipun hanya tingkat dasar, “kita berharap pelatihan wasit ini bisa mengimbangi frekwensi pertandingan bola voli di daerah yang begitu sangat padat, apalagi akhir tahun 2018 sampai awal tahun 2019 jadwal pertandingan bola voli begitu sangat padat ditambah tahun ini musimnya para kandidat calon legislative mengadakan pertandingan di kampung-kampung” ungkapnya.

Ridwan mengharapkan kegiatan pelatihan ini dapat dimanfaatkan oleh semua peserta “ini kesempatan yang sangat langka meskipun hanya diberi jatah 100 peserta yang tapi mudah-mudahan kedepan bisa ditambah karena Garut masih membutuhkan banyak wasit bola voli untuk mengimbangi frekwensi pertandingan yang begitu sangat padat”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *