Peringati Sumpah Pemuda Kejari Garut dan Rekor Uniga serukan Pemuda Satukan Bangsa

Berita

Garut – Universitas Garut (UNIGA) menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90 di halaman Kampus Uniga Jl. Raya Samarang Hampor Tarogong Garut, Senin (29/10/2018). Upacara diikuti civitas akademika Uniga serta seluruh mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019. Peringatan sumpah pemuda kali ini mengambil tema “Semangat Kebangkitan Pemuda Satukan Bangsa”.

Bertindak selaku pembina upacara Kepala Kejaksaan Negeri Garut Azwar, SH dalam sambutanya mengungkapkan “Hari Sumpah Pemuda merupakan hari yang sangat penting, dimana berkat perjuangan seluruh elemen bangsa Indonesia termasuk pemuda maka kemerdekaan dapat kita raih,” tandas Azwar

Menurutnya, perjuangan tidak selalu harus berbentuk perjuangan fisik sebagaimana pendahulu kita yang telah mengangkat senjata bahkan bambu runcing untuk meraih kemerdekaan bangsa Indonesia, namun mengisi kemerdekaan ini dengan baik, belajar dan berjuang sehingga menjadi insan yang berarti dan bermanfaat serta berguna baik itu bagi diri sendiri, keluarga bahkan bagi bangsa dan Negara ini, itu adalah salah satu bentuk perjuangan dimasa kini, pungkasnya.

Sedangkan Rektor Uniga Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng saat ditemui diruang kerjanya berharap momentum hari sumpah pemuda ini bisa dijadikan kembangkitan kembali semangat Pemuda dalam upaya mempersatukan bangsa “sepatutnya sebagai generasi penerus bangsa pemuda saat ini bisa menteladani tekad yang digelorakan para pemuda 90 tahun yang lalu, mereka datang dari berbagai pulau dengan suku, agama serta budaya yang berbeda-beda, saat itu alat komunikasi tidak secanggih sekarang, keterbatasan jarak dan kemampuan tidak menjadi penghalang, bahkan mereka tidak saling mengenal, tapi semangat persatuan sudah tumbuh begitu kuat sehingga lahir Negara Indonesia yang kita cintai” ungkapnya.

Api sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan. Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. “Kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaan, dan kedaerahan, ego ini yang kadangkala mengemuka dan menggerus persaudaraan kita semua”

Rektor mengajak generasi muda khusunya mahasiswa Uniga untuk mengukukuhkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa.

Dalam upacara tersebut juga diwarnai dengan pengumuman akreditasi bagi tiga program studi yang ada dilingkungan Uniga yaitu program studi Agroteknologi dan Peternakan dari Fakultas Pertanian serta program studi Managemen dari Fakultas Ekonomi dengan perolehan akreditasi B dari BAN-T serta memberikan penghargaan dan apresiasi kepada mahasiswa-mahasiswi yang telah ikut berjuang mengharumkan Kab. Garut dengan meraih medali pada ajang Pekan Olah Raga Daerah (PORDA) Jabar XIII 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *