1.168 Mahasiswa KKN UNIGA siap mengabdi di 5 Kec. di Garut Selatan

Berita

Garut – Sebanyak 1.168 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Garut (UNIGA) 2018 Tahun akademik 2017/2018, mengikuti acara upacara pelepasan, Senin (26/2) bertempat di Halaman Kampus Universitas Garut. Upacara dipimpin langsung oleh  Plt. Bupati Garut yang diwakili oleh Asisten Daerah (Asda) I biang Pemerintahan Drs. H. Didit Fajar Putradi, M.Si.  didampingi Rektor Universitas Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng

Dalam sambutanya Drs. H. Didit Fajar Putradi, M.Si.  mengungkapkan KKN Tematik Uniga 2018 merupakan bentuk sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Garut dengan Univesritas Garut, peserta KKN tematik Uniga diharapkan bisa membantu mengimplementasikan program-program pemerintahb Kab. Garut kepada masyarakat yang ada di 5 wilayah kecamatan, “kami sangat memahami dan mengapresiasi langkah yang dilakukan Uniga dengan mengambil lokasi KKN di wilayah selatan, tujuanya jelas untuk membantu pemberdayaan masyarakat desa dari berbagai sektor yang disesuaikan dengan latar belakang keilmuan yang dimiliki oleh setiap mahasiswa, dalam jangka pendek mashasiswa bisa membantu serta berbagi pengalaman tentang apa yang menjadi program masyarakat desa dengan segala kelebihan dan kekuranganya, para peserta KKN nanti akan bertemu dengan para Camat serta stafnya  dan Kepada desa yang merupakan alumni Uniga juga, mudah mudahan ini bisa memudahkan proses sosialisasi program KKN dilapangan, saya sendiripun merupakan alumni Universitas Garut” ungkap didit.

Sedangkan Rektor Universitas Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng  mengungkapkan, dewasa ini, generasi millennial menjadi topik yang cukup hangat dikalangan masyarakat, mulai dari segi pendidikan, teknologi maupun moral dan budaya. Dan mahasiswa peserta KKN Uniga yang diberangkatkan sekarangpun merupakan bagian dari generasi itu, generasi yang punya kreativitas serta ide gagasan yang mereka alami sendiri saat ini, dan muah mudahan kretivitas serta gagasan ini bisa menyadarkan masyarakat akan pentingya bidang bidang yang menjadi kunci dalam pemberdayaan masyarakat, misalnya sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Masih menurut Rektor Uniga, KKN Tematik 2018 ini berbasis Education for Suistainable Depelopment. Dengan kata lain, pendidikan untuk pembangunan yang berkesinambungan dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan. “Hal ini dilakukan karena permasalahan di tengah masyarakat memiliki kompleksitas yang sangat tinggi. Sehingga solusi yang ditawarkan tidak bisa dilihat dari satu persepektif saja.” Ujar Syakur. Ditambahkannya, sejak tahun 2016 pelaksanaan KKN dilakukan sekaligus dan terintegritas yang diikuti semua fakultas di lingkungan Universitas Garut, hal tersebut sebagai bagian dari strategi dan langkah Uniga dalam memberikan kontribusi dalam proses pembangunan Kab. Garut, seperti diketahui Universitas Garut (UNIGA) memiliki program studi yang relevan dengan potensi serta permasalahan yang ada di Kab. Garut, “perbedaan Program Studi dan latar belakang mahasiswa memberikan warna tersendiri dalam menciptakan iklim kebersamaan dalam perbedaan, saling mengenal satu sama lain, toleransi dalam keberagaman, menghilangkan ego sektoral merasa diri paling hebat yang lain lemah, jika perbedaan latar belakang dan program studi ini dipersatukan makan akan menjadi kekuatan yang dasyat” Ungkapnya

KKN Tematik Uniga 2018 seperti diungkapkan oleh Ketua Panitia yang juga Ketua LPPM Uniga, Prof. Dr. Hj. Ieke Sartika Iriany MS. Para peserta KKN dibagi menjadi 53 kelompok tersebut akan disebar ke lima Kecamatan dan 44 Desa di kawasan Garut selatan (Garsel). Diantara Kec. Bayongbong 18 Desa, Kec. Cigedug 5 Desa, Kec. Cikajang 12 Desa, Kec. Pamulihan 5 Desa an Kec. Cihurip 4 Desa. Setiap Desa diterjunkan Satu kelompok. Khusu untuk Kec. Cihurip dan Kec. Pamulihan dua Kelompok yang terdiri dari 20 sampai 24 mahasiswa setiap kelompoknya.

Untuk Program unggulan yang diusung dalam KKN Tematik Uniga 2018 berbeda dengan tahun sebelumnya sekarang lebih disesuaikan dengan fakultas serta program studi yang ada di lingkungan Universitas Garut, contohnya program unggulan di Kec, Bayongbong yaitu pendidikan karakter oleh Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK) dan Internet Sehat oleh Fakultas Ilmu Komunikasi, di Kec. Cigedug dan Cikajang yaitu Kewirausahaan oleh Fakultas Kewirausahaan, dan untuk Kec. Cihurip dan Pamulihan yaitu program Agrowisata dan Mitigasi Tanah. (Abar)

1 thought on “1.168 Mahasiswa KKN UNIGA siap mengabdi di 5 Kec. di Garut Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *