Peringati hari kesehatan internasional, FIKOM UNIGA Sosialisasikan “Sadar Kesehatan Sejak Dini”

Berita

Garut – Manfaatkan acara car free day (CFD) yang biasa digelar di Jl. A. Yani Garut setiap hari minggu, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Uniga menyelenggarakan kegiatan kampanye mengenai  kesehatan dengan tema “SKSD” (Sadar Kesehatan Sejak Dini) Minggu (2/4), selain sebagai bentuk kepudulian mahasiswa Fikom Uniga terhadap pentingnya kesehatan public acara ini juga di gagas dalam rangka menyambut hari kesehatan internasional 2017.

Agenda kampanye kesehatan yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Internasional 2017 ini bertajuk “Cuci Tangan dengan Menggunakan Sabun” dengan tema SKSD (Sadar Kesehatan Sejak Dini). Kegiatan yang dibuka oleh Camat Garut Kota H. Bambang Hafidz tersebut juga dihadiri Rektor Uniga Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M.Eng, Kepala Puskesmas Siliwangi Garut serta Guru dan anak anak TK Al-Musaddadiyah, TK Al Wasilah Garut.

Rektor Uniga Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M.Eng  mengapresiasi Kegiatan sosialisasi sadar kesehatan sejak dini yang diadakan mahasisw Fikom Uniga, tentunya kegiatan ini meskipun bertemakan sederahana tapi syarat makna, terkadang masalah kecil seperti ini masyarakat lupa melakukanya dengan benar, semua berangapan bahwa cuci tangan yang selama ini kita lakukan adalah sudah benar, dengan mengikuti acara ini minimal kita mengetahui cara cuci tangan yang benar, menjaga kesehatan justru dimuali dari hal sederhana seperti ini. “Cuci tangan mengandung makna harfiah yaitu menjaga kesehatan dimulai dari tangan kita yang bersih, sedangan secara maknawiah Cuci tangan bisa mengandung arti bersih dari menerima harta yang tidak jelas” Ungkap Rektor

Sedangkan H. Bambang Hafidz Camat Garut Kota berharap kegiatan serupa bisa dilakukan oleh elemen lainya di Kab. Garut, Car Free Day merupakan momentum yang tepat untuk mensosialisasikan program yang berkaitan dengan masyarakat luas, “Atasnama Pemerintah Kabupaten Garut kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Fikom Uniga yang telah mengagas acara yang sangat baik ini, apalagi berhasil mengajak anak anak TK Musaddadiyah dan Al Wasilah untuk turut serta, hal ini baik untuk menanamkan nilai nilai kebersihan sejak usia dini, karen atidak sedikit masyarakat yang belum memahami bagaimana cara mencuci tangan yang benar” Ungkapnya.

Ketua kegiatan kampanye SKSD, Fanny Juliaty, mengungkapkan, kegiatan kampanye tersebut diadakan guna memberikan kesadaran kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. “Salah satu kebiasaan yang dapat membantu menjaga kesehatan anak adalah cuci tangan dengan menggunakan sabun. Kegiatan mencuci tangan merupakan suatu kegiatan yang dianggap sebagian besar orang adalah suatu kegiatan yang sepele, sehingga terkadang kegiatan itu seringkali diabaikan,” ungkapnya. Fanny menuturkan, setelah melakukan berbagai macam aktivitas, tangan menjadi salah satu tempat berkumpulnya berbagai macam bakteri. Kuman kuman, dan virus tersebut dapat menjadi penyebab berbagai macam jenis penyakit seperti Flu,Meningitis, Hepatitis A, C (gangguan hati), Penyakit Kulit, gangguan Usus dan Diare. “Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Garut untuk sadar kesehatan secara dini, kegiatan mencuci tangan adalah suatu kegiatan yang ringan dilakukan, akan tapi memiliki efek dan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan,” jelasnya.

Dijelaskannya, Hari Kesehatan Internasional diperingati setiap tanggal 7 April dengan didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hari Kesehatan Internasional juga diselenggarakan untuk memperingati pendirian WHO dan dipandang sebagai kesempatan menarik perhatian dunia untuk menyadari masalah-masalah besar kesehatan global setiap tahun.

“Ya, Hari Kesehatan Internasional juga memiliki kepentingan dalam masalah kesehatan publik,” tandasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *