FPIK UNIGA, Gelar Pameran Karya Seni Islami Internasional

Berita Kegiatan

Garut – Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK) Universitas Garut, menggelar pameran seni rupa internasional bertema “Bernafas Islam dan Kelas Seni”. Dalam pameran ini para perupa dari dua negara sahabat turut serta memamerkan hasil karyanya. Selain dari Indonesia sendiri, berbagai karya seni rupa juga dita,ilan oleh para seniman dari negara India dan Jepang, Kamis (27/10/2016).

Acara yang dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK) Dr. Hj. Hilda Ainissyifa, M.Ag dihadiri oleh Pjs. Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan Dr. Gugun Geusan Akbar, M.Si. dalam sambutanya Gugun mengungkapkan bahwa karya seni ini bisa dijadikan karya yang membuka jalan Mahasiswa untuk berwirausaha dibidang Seni Lukis atau Seni Kaligrafi, terlebih kita sudah melakukan MoU dengan Kemenristek, “Karya seni ini bila ditekuni bisa menjadi karya yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan kami dari pihak lembaga membuka selebar lebarnya bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan karya tersebut dengan membuat Proposal dalam Program Kretivitas Mahasiswa yang langsung ditujukan ke Direktorat Pembelajarandan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, mudah mudahan proposalnya bisa diterima dan bisa mendapatkan dana hibah yang nilainya cukup untuk mengembangkan karya tersebut” ungkapnya.

Sedangkan Dekan FPIK Uniga Dr. Hj. Hilda Ainissyifa, M.Ag saat ditemui disela sela meninjau pameran hasil karya seni mengungkapka bahwa Perguruan tinggi merupakan tempat belajar Mahasiswa, sebelum terjun kemasyarakat mahasiswa diarahkan untuk menggunakan waktu luang untuk hal hal yang positif.  Acara seperti ini bisa memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk mengembangkan karyanya, “Perkuliahan berlangsung dari senin sampai kamis,  ada sisa waktu kosong dua hari Jum’at dan Sabtu, dari pada digunakan hal hal yang mubazir waktu ini bisa digunakan dengan kegiatan yang positif, di kampus banyak Unit Kegiatan Mahasiswa yang sesuai dengan bakat serta minat mahasiswa, secara maksimal mahasiswa bisa membekali diri dengan karya yang bermanfaat salah satunya yaitu dengan menciptakan Karya Seni Kaligrafi”. Ungkapnya.

Dalam gelaran pameran ini, secara khusus menampilkan karya dengan berbagai macam karya seni rupa Islami seperti kaligrafi.  Sejumlah karya kaligrafi yang didatangkan langsung dari Jepang dan India tampak menghiasi area pameran di kompleks Universitas Garut.

Dari Indonesia sendiri dipamerkan sejumlah lukisan indah karya beberapa seniman, termasuk beberapa lukisan karya putra Garut sendiri. Selain itu, dalam gelaran pameran seni ini juga ada performa art dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Pasundan dan perwakilan setiap Fakultas dari Universitas Garut sendiri.

Acep Setiawan, kurator, yang juga panitia gelaran pameran ini mengatakan, pameran seni rupa internasional Islami digelar, diantaranya untuk menghidupkan seni Islami. Untuk menyemerakan pameran, dihadrikanlah beberapa karya seni rupa dari luar negeri.

“Selama ini saya berkomunikasi via internet dengan relasi di Jepang dan India. Karena sebelumnya saya memiliki relasi yang baik yang terus dijalin. Alhamdulillah lancar dan mereka berkenan mengirimkan karya-karyanya,” ungkapnya.

Acep menuturkan di hari kedua acara tersebut diadakan kelas seni, yang pesertanya dari sembilan kota yaitu Hyderabad (India), Nagoya (Jepang), Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Indramayu, Tanggerang, Cianjur dan Garut.

“Pemateri di acara tersebut dihadirkan tiga pembicara, antara lain oleh pendiri Yayasan STAIPI Iqbal Gojali, ahli sastra Islam Heri Mohammad T, S.Fil., M.Pd dan Penerjemaah Kitab-kitab Ahmad Zaeni Dahlan, Lc”. Jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *