Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Uniga jalin kerjasama dengan Pergunu

Berita

UNIGA  – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Garut menjalin kerjasama dengan Universitas Garut (Uniga) dalam bidang meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan sumber daya manusia khususnya guru di bawah binaan Pergunu.

Mukhlis ketua PAC Pergunu Garut menuturkan, kedatangannya ke Uniga guna menjalin silaturahmi pergunu sebagai organisasi profesi khususnya guru NU.

“Di Garut cukup banyak guru NU. Maka dari itu dengan adanya uniga ini diharapkan guru NU di garut bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi meraih gelar sarjana maupun pasca sarjana,” ujarnya kepada Rakyat Garut Jum’at (2/2).

Mukhlis mengatakan, kerjasama ini tentunya saling menguntungkan. Mengingat Uniga memiliki tujuan meningkatkan pendidikan dan  sumberdaya manusia di bididang pendidikan. Dengan kehadiran pihaknya belum lama di Garut, tentunya akan melakaukan kerjasama yang menguntungkan baik bagi pergunu NU maupun Uniga.

“Kami akan mengadakan dulu rapat di pergunu. Dikarenakan kami akan mengadakan holaqoh bersama ketua umum pergunu,” ungkapnya.

Pihaknya lanjut Mukhlis akan melakukan sosialisasi berupa seminar pendidikan, holaqoh. Pihaknya merencanakan akan datang bersama dari Uniga berkunjung ke daerah guna mensosialisasikan pentingnya pendidikan. Data guru yang sudah masuk saat ini sekitar 800 guru. Mereka merupakan guru diniyah, guru MI dan aliyah. Pihaknya ingin kualitas pendidikan para guru NU meningkat.

“Kami ingin kualitas pendidikan di garut meningkat termasuk para guru NU yang ada di Kabupaten Garut. Mudah-mudahan kerjasama kami berjalan lancar,” harapnya.

Sementara Rektor Universitas Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng mengatakan pendidikan bukan hanya merupakan tanggung jawab satu pihak melainkan semuanya. “Kita ingin meningkatkan pendidikan para calon guru baik pergunu maupun yang lainnya,” ungkapnya.

Rektor menuturkan, ada semacam persamaan persepsi antara Pergunu dan Uniga. Bagaimana pihaknya membangun pendidikan di kabupaten Garut. Dimana kedepannya pihaknya akan membuat MOU degan pergunu dan akan ada kegiatan teknis lainnya.

Selain itu memberikan kesempatan kepada guru NU untuk bisa melanjutkan pendidikan di uniga dengan berbagai macam kemudahan. Agar semua guru semakin meningkatkan pendidikannya.

Lanjut Rektor, kemungkinan pihaknya melakukan kerjasama seminar dan holaqoh. Dimana ada semacam komunikasi akademik antara semua elemen di Kabupaten Garut.

“Kita juga akan kerjasma dalam hal mengidentfikasi potensi anak-anak yanga da di sekolah NU. Sehingga mereka mendapatkan kesempatan untuk berpendidikan lebih tinggi,” katanya.

Rektor menambahkan, nantinya pun ada skema beasiswa prestasi bidikmisi dan lainnya. Sehingga lebih tersosialisasi tentang peluang-peluang kuliah bagi mereka yang berprestasi. “Selama ini juga Uniga memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang difabel disesuaikan dengan jurusannya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *