Laksanakan KKN, 926 Mahasiswa UNIGA siap diterjunkan ke 42 Desa di Garut Selatan

Berita Kegiatan

UNIGA – Sedikitnya 926 orang mahasiswa mengikuti pembekalan untuk persiapan menghadapi program KKN Tematik Uniga tahun 2016. Sebelum diterjunkan ke tengah-tengah masyarakat, ratusan mahasiswa yang berasal tercatat dari tujuh Fakultas ini mendapatkan pembekalan. Sebanyak 84 dosen terbaik Uniga akan mendampingi para maahsisiwa selama melakukan KKN.

Prosesi pembekalan para mahasiswa ini langsung dibuka oleh Rektor Uniga Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng di Gedung Pendopo Garut, Kamis (21/07/2016). Pembekalan tersebut sebagai persiapan bagi mahasiswa sebelum dilepas pada tanggal 3 Agustus hingga 5 September 2016.

Untuk memperkuat pemahaman kepada mahasiswa peserta KKN dari berbagai prespektif, dalam pembekalan tersebut Uniga mengundang beberapa pemateri diantaranya Dandim 0611 Garut Letkol Arm Setyo Hani Susanto., Kapolres diwakili oleh Kompol Apriyanto Kabag Sumberdaya Manusia, Kejari diwakili oleh Kasi Intel Heri Somantri, SH., MH, Ketua BNNK Garut Drs. Anas Saefudin, MUI diwakili KH Aceng Abdul Mujib, serta Kepala BAPPEDA Garut Ir. H. Widiyana, C.E.S.

Dalam sambutannya Rektor Uniga mengungkapkan kegiatan KKN-Tematik ini merupakan kegiatan yang berbasis Education for Suistainable Depelopment. Dengan kata lain, pendidikan untuk pembangunan yang berkesinambungan dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan.

“Hal ini dilakukan karena permasalahan di tengah masyarakat memiliki kompleksitas yang sangat tinggi. Sehingga solusi yang ditawarkan tidak bisa dilihat dari satu persepektif saja.” Ujar Syakur, saat menyampaikan sambutannya. Ditambahkannya, pada tahun tahun sebelumnya pelaksanaan KKN ini telah dilakukan mandiri oleh masing-masing fakultas. Sementara itu, mulai tahun 2016 pelaksanaan KKN dilakukan sekaligus dan terintegritas yang diikuti semua fakultas di lingkungan Universitas Garut.

Sedangkan salah satupemateri Dandim 0611 Garut Letkol Arm Setyo Hani Susanto mengungkapkan sangat mendukung langkah Rektor Uniga dengan memberikan pembekalan seperti ini, “perlu adanya pembangunan karakter yang kuat terhadap para mahasiswa, sehingga mereka akan menjadi kuat dari mulai menimba ilmu di kampus hingga menjadi pemimpin-pemimpin bangsa kelak. ”Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa, 20-25 tahun yang akan datang mereka akan menjadi pemimpin. Oleh karena itu, perlu adanya suatu pembangunan karakter yang kuat,” tegasnya. Dalam kesempatan yang sama Setyo Hani mengungkapkan telah melakukan pembicaraan dengan Rektor Uniga bahwa dalam waktu dekat selain memberi pembekalan KKN Kodim 0611 siap memberikan dukungan terhadap program Bela Negara mahasiswa Uniga.

Seperti diungkapkan oleh Ketua Panitia KKN Tematik Uniga 2016 Prof. Dr. Hj. Iekeu Sartika Iriany MS. Rencananya, para peserta KKN yang dibagi menjadi 42 kelompok tersebut akan disebar ke enam Kecamatan dan 42 Desa di kawasan Garut selatan (Garsel). Diantara enam Kecamatan wilayah selatan Garut yang akan menjadi tempat KKN ini mencakup Kecamatan Cisompet (8 Desa), Kecamatan Cibalong (10 Desa), Kecamatan Pameungpeuk (6 Desa), Kecamatan Cikelet (7 Desa), Kecamatan Mekarmukti (5 Desa) dan Kecamatan Caringin (6 Desa).

Sebelumnya prosesi pembekalan ini akan dihadiri Bupati Garut, Rudy Gunawan. Namun bupati berhalangan hadir, dan mewakilkannya kepada Dr. H. Suherman, SH,M.Si., yang merupakan Staf Ahli Bupati Garut bagian politik dan hukum.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *